Masyarakat Kerinci Bangun Koalisi, Selebaran Merah Menyala Tersebar

Senin, 30 September 2024 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUPENA.NET – Di tengah semakin dekatnya pemilihan kepala daerah serentak, suasana di Kerinci dan Sungai Penuh semakin memanas. Hiruk-pikuk kampanye, janji-janji politik, dan wacana perubahan menggema di setiap sudut kota dan desa. Masyarakat mulai terpecah bukan hanya karena pilihan calon, tetapi juga karena harapan dan kekhawatiran mereka tentang masa depan daerah ini.

 

Namun, di balik semua hiruk-pikuk itu, satu pertanyaan besar menggantung di udara: Bagaimana nasib Kerinci dan Sungai Penuh lima tahun ke depan?

 

Di tengah laju perubahan yang semakin cepat, siapa yang masih peduli dengan masa depan wilayah ini?

 

Beberapa hari terakhir, sebuah pamflet dengan judul mencolok *”Koalisi Masyarakat Kerinci-Sungai Penuh”* tersebar luas di kalangan warga. Pamflet itu tidak hanya berisi seruan biasa; ia menyampaikan pesan yang lebih dalam—sebuah panggilan untuk peduli, menyerukan persatuan, dan mengajak kita semua untuk berpikir lebih kritis tentang masa depan daerah kita.

Baca juga:  Warga Sungai Gelam Tetap Pilih Masnah Busro

 

“Ini kita, masyarakat Kerinci. Kita masih peduli untuk Kerinci dan Sungai Penuh, terutama untuk lima tahun ke depan.” Ucapannya Salah seorang inisiator Koalisi itu seperti menyengat kesadaran kita semua, bahwa meskipun politik terus berputar dan kebijakan datang silih berganti, harapan masih ada. Harapan itu tidak lahir dari mereka yang duduk di kursi kekuasaan, melainkan dari masyarakat biasa, dari kita yang mencintai daerah ini dan menginginkan perubahan yang lebih baik.

 

“Kalau bukan kita yang bergerak, siapa lagi?” tegasnya, menggerakkan hati setiap orang yang mendengarnya. Lima tahun mungkin terdengar singkat, tetapi jika kita bersatu, kita bisa mencapai perubahan besar. Ini bukan hanya soal politik. Ini tentang masa depan anak-anak kita. Tentang kesempatan untuk hidup lebih baik di tanah kelahiran sendiri.

Baca juga:  Perkuat Jaringan, Dilla Hich Sambangi DPW Gelora

 

Pernyataan ini menjadi panggilan mendalam bagi setiap warga Kerinci dan Sungai Penuh untuk bangkit, tidak hanya berdiam diri, tetapi menjadi bagian dari perubahan yang lebih baik. Koalisi ini lahir dari kegelisahan banyak orang yang merasa masa depan daerah ini sedang dipertaruhkan.

 

Mereka yang berada di balik *Koalisi Masyarakat Kerinci-Sungai Penuh* bertekad untuk memastikan bahwa wilayah ini tidak dilupakan. Mereka ingin memastikan bahwa suara masyarakat tidak hanya terdengar di panggung politik, tetapi juga dalam hati dan pikiran setiap warga. Mereka mengajak setiap orang untuk berperan aktif, untuk bergabung, dan bersama-sama membentuk masa depan yang lebih baik.

 

Apakah ini tanda kebangkitan baru bagi Kerinci dan Sungai Penuh? Apakah masyarakat siap memperjuangkan masa depan daerah ini dengan semangat yang lebih besar?

 

“Pamflet itu bukan hanya pesan tertulis. Ini adalah seruan untuk bertindak. Koalisi ini ingin memastikan bahwa lima tahun ke depan bukanlah waktu yang terbuang sia-sia, tetapi periode di mana perubahan nyata bisa diwujudkan Saat ini, kita berada di persimpangan. Apakah kita akan memilih diam dan menunggu, atau kita akan bersuara dan bergerak bersama? Pilihan ada di tangan kita.”tutupnya

Baca juga:  Bupati Merangin Berkunjung ke RSD Kol Abundjani,Cek Ruangan Cuci Darah

 

Suara ini menggaung, memanggil setiap warga Kerinci dan Sungai Penuh untuk tidak tinggal diam, untuk peduli, dan dengan semangat yang menyala, bersatu demi masa depan daerah yang lebih cerah.

 

Menjelang pemilihan kepala daerah ini, semangat politik memang memanas. Namun, yang paling penting adalah komitmen kita sebagai masyarakat untuk terus peduli, berpartisipasi aktif, dan menjaga semangat kebersamaan. Karena pada akhirnya, masa depan Kerinci dan Sungai Penuh ada di tangan kita sendiri.***

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari.

Berita Terkait

Mantan Presma Unja dan Pasangan Terdakwa Pornografi Divonis 10 Bulan Bui
Ketua Umum Forkom Ormas Provinsi Jambi Desak Polda Jambi Proses Hukum Dugaan Penimbunan Solar Ilegal PT BES
Satgas TMMD Ke-123 Kodim 0416/Bute Bangun Jembatan untuk Tingkatkan Infrastruktur Desa
Kemenag Tebo Gelar Rapat Persiapan Program Indonesia Khatam Al-Qur’an
Personel Ditpolairud Polda Jambi Bagikan Takjil untuk Masyarakat Pesisir
Bidik Kasus KIP-K, Tipidkor Polres Kerinci Periksa Pejabat IAIN Kerinci
Miris! Kejayaan Taman Geopark Merangin Tinggal Cerita
Perkumpulan Hijau Desak Transparansi dan Sanksi Tegas Bagi Perusahaan Tambang Batu Bara Nakal di Batanghari
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Maret 2025 - 19:33 WIB

Korlantas Polri Bantah Isu Penyitaan Kendaraan Akibat STNK Mati 2 Tahun

Selasa, 25 Februari 2025 - 19:25 WIB

Unit Resmob Polres Metro Jakarta Barat Tangkap Pelaku Penggelapan 15 Ton Beras Premium

Senin, 24 Februari 2025 - 11:22 WIB

Pantau Medsos Sepekan, BPOM Ungkap Perdagangan Kosmetik Ilegal Senila Rp 31,7 Miliar

Jumat, 21 Februari 2025 - 12:51 WIB

Sosialisasikan Protein Ikan, Regal Springs Indonesia dan Ditjen PDSPKP KKP Lakukan Ini

Minggu, 9 Februari 2025 - 20:53 WIB

TNI dan Media: Sinergi dalam Menjaga Persatuan Bangsa

Senin, 3 Februari 2025 - 13:19 WIB

Hanya Sehari, PaDi UMKM Raup Omset Rp 1,2 Triliun

Kamis, 30 Januari 2025 - 20:17 WIB

Harga Terus Meningkat, Tabungan Emas Pegadaian Jadi Incaran Masyarakat

Jumat, 24 Januari 2025 - 01:27 WIB

Presiden Prabowo Berkelakar dengan Wartawan Saat Sidang Kabinet Paripurna

Berita Terbaru